Selasa, 25 Oktober 2011

Perbaikan Kalimat


Dalam Bahasa tulisan sehari-hari sering kita temui kesalahan dalam tulisan yang ada, berikut ini adalah kesalahan-keslahan dalam kalimat beserta perbaikan dan alasannya :
1.      Tulisan-tulisan Bung Hatta yang selama ini berserakan berhasil dikumpulkan dalam sembilan jilid besar.
Perbaikan Kalimat
 Tulisan-tulisan Bung Hatta yang selama ini berserakan dikumpulkan dalam sembilan jilid besar.
Alasan
Struktur kalimat tersebut rancu. Sebenarnya bentuk kalimat itu adalah kalimat pasif jika dilihat dari predikatnya dikumpulkan. Tetapi, karena disisipi predikat lain yaitu berhasil, kalimat tersebut tidak jelas, apakah pasif atau aktif. Berhasil merupakan penanda predikat kalimat aktif, seperti halnya bermain, bertemu, berkelahi.
2.      "Walaupun bentuknya mirip kaki, tapi itu tetap sirip," katanya.
Perbaikan Kalimat
"Walaupun bentuknya mirip kaki, itu tetap sirip," katanya.
Alasan
Kerancuan pikiran pada kalimat  timbul karena penggunaan pasangan walaupun...tapi pada kalimat itu. Kata walaupun menyatakan 'alahan', sedangkan kata tetapi menyatakan 'perlawanan'. Penggabungan kedua kata penghubung itu dalam satu kalimat tentulah menimbulkan hubungan pikiran yang tidak logis.
3.      Pemikir lain barangkali hanya memikirkan soal kebangsaan saja.
Perbaikan Kalimat
Pemikir lain barangkali hanya memikirkan soal kebangsaan.
Alasan
Pada kalimat tersebut terdapat bentuk pleonasme, yaitu kata-kata atau frasa yang berlebihan maknanya.
4.      Mereka anggap semua pengeluaran ini sebagai infak di jalan Allah yang pahalanya tak ketulungan.
Perbaikan Kalimat
Mereka anggap semua pengeluaran ini sebagai infak di jalan Allah yang pahalanya besar sekali.
Alasan
Kesalahan yang terdapat pada kalimat tersebut adalah pemilihan kata tak ketulungan yang tidak tepat. Kata tak ketulungan (bahasa Jawa) bermakna negatif yakni tak tertolong. Contohnya: Si Topan bandelnya tak ketulungan. Padahal, konteks kalimat  bermakna positif, yakni pahalanya besar sekali.
5.      Beban keamanan Israel pun juga diletakkan di bahu Arafat.
Perbaikan Kalimat
Beban keamanan Israel pun diletakkan di bahu Arafat.
Alasan
Kata pun juga pada kalimat tersebut adalah bentuk pleonasme


Sumber:  starbacks.ca

Kata Baku dan Tidak Baku


Dalam penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari sering kita gunakan kata-kata yang sebenarnya tidak baku dan tidak sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Hal ini jangan lah kita jadikan kebiasaan dan mulai sekarang perlahan kita harus kembali menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Berikut adalah bebrerapa kata tidak baku serta perbaikan kata bakunya :

No
Kata Tidak Baku
Kata Baku
1
Aktip
Aktif
2
Antri
Antre
3
Atlit
Atlet
4
Apotik
Apotek
5
Kongkrit
Konkret
6
Sistim
Sistem
7
Merubah
Mengubah
8
Hutang
Utang
9
Bis
Bus
10
Do’a
Doa
11
Azas
Asas
12
Karir
Karier
13
Duren
Durian
14
Gubug
Gubuk
15
Kalo
Kalau
16
Nomer
Nomor
17
Obyek
Objek
18
Jaman
Zaman
19
Rame
Ramai
20
Rapor
Rapot
21
Sentausa
Sentosa
22
Telpon
Telepon
23
Kwalitas
Kualitas
24
Legalisir
Legalisasi
25
Hipotesa
Hipotesis
26
Tehnologii
Teknologi
27
Sekedar
Sekadar
28
Himbau
Imbau
29
Berfikir
Berpikir
30
Nasehat
Nasihat
31
Handal
Andal
32
Detil
Detail
33
Analisa
Analisis
34
Diagnose
Diagnosis
35
Kagak
Tidak
36
Ekstrim
Ekstrem
37
Pebuari
Febuari
38
Nopember
November
39
Frekwensi
Frekuensi
40
Pondasi
Fondasi
41
Hapal
Hafal
42
Ijasah
Ijazah
43
Hisap
Isap                                   
44
Jenasah
Jenazah
45
Katagori
Kategori
46
Kwalifikasi
Kualikasi
47
Mesjid
Masjid
48
Miliyar
Miliar
49
Metoda
Metode
50
Propinsi
Provinsi

Rabu, 01 September 2010

Mekah bangun jam terbesar didunia






Mekah merupakan kota yang sangat penting bagi umat islam di seluruh dunia. Seluruh umat islam didunia pasti berniat untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah. Dan mulai sekarang ada pemandangan baru di kota Mekah, ya pemerintah Arab Saudi membangun jam terbesar didunia yang dibangun dilingkungan sekitar masjidil haram yaiut di Abraj Al Bait Tower. Tinggi Abraj Al Bait Tower sekitar 600 meter dengan diameter sebesar 40 meter, mempunyai 4 sisi dan dapat terlihat dari jarak 30km.



Pemerintah Arab membangun jam raksasa ini dengan tujuan menjadikan Mekah sebagai acuan waktu dunia untuk menggantikan GMT di kota Greenwich Inggris yang sudah digunakan selama 125 tahun dan juga ingin menjadikan Mekah sebagai acuan waktu bagi 1,5 miliar muslim di dunia.



Mekah dinaggap tepat menjadi acuan waktu dunia (menjadi pusat nol dunia) karena menurut cendikiawan Yusuf Qaradawi Mekah berada sejajar tepat dengan kutub utara sehingga membuatnya menjadi zona magnetisme nol. Rencananya jam ini akan diujicobakan selama 3 bulan kedepan dan sampai saat ini baru 1 sisi jam yang dioperasikan.



Kita tunggu saja apakah Mekah akan menjadi acuan waktu dunia dan iakan menggantikan GMT yang sampai saat ini menjadi acuan waktu Dunia.